Ismaya Live Bakal Sajikan Pengalaman Festival Terbaik di We The Fest 2016

Inaconcerts.com, Jakarta - Satu minggu lagi, yakni tanggal 13 dan 14 Agustus 2016, We The Fest 2016 besutan promotor Ismaya Live akan digelar. Festival yang tak hanya mengedepankan sajian musik saja, dimana juga terdapat art, fashion dan food ini siap menyajikan pengalaman yang berbeda.

Sarah Deshita, selaku Asisten Brand Manager dari Ismaya Live memastikan bahwa WTF 2016 akan memberikan experience atau pengalaman baru bagi penontonnya karena akan banyak keseuan selain line up yang akan tampil.

"WTF is more than music sehingga membuat kami semangat. Akan ada banyak challenge bagi penonton sehingga mereka dapat experience baru ketika datang. Banyak hal yang akan kami explore di sini, line up yang hebat dan membuat penonton gak sabar untuk menunggu WTF tahun depan," ungkap Sarah Deshita.

Tahun ini WTF akan memiliki tiga panggung yakni WTF! Stage persembahan UrbanGigs, This Stage is B.A.N.N.A.S persembahan H&M, serta Anotger Stage persembahan Joox dan juga berkolaborasi dengan Demajors Records. Selain itu akan ada Art Village by KitKat yang berkolaborasi dengab RuRu Radio dimana pengunjung dapat berpartisipasi dalam serangkaian workshop arts. Jangan lupa, hadir pula Carnifyn by Mizone yang akan dipenuhi permainan menarik.

Dari musisi internasional line up yang akan hadir adalah, Macklemore & Ryan Lewis, Mark Ronson, The 1975, Alina Baraz, Breakbot, CL, Dream Koala, Ta-Ku, Temper Trap, dan beberapa lainnya. Sementara, musisi lokal yang akan tampil adalah Abenk Alter, Naif, Sheila On Seven, Barasuara, Polka Wars, Silampukau, Indische Party, Kelompok Penerbang Roket, dan masih banyak lagi.

Lalu, ada tiga band tambahan yang merupakan pemenang dari kompetisi Submit Your Band yakni Hello Benji and The Cobra, Pijar, Westjam Nation.

Sebagai pembuka, WTF 2016 akan menghadirkan The Marching Halo's by Matter Halo. Hal ini diungkapkan Sarah Deshita, dimana Ismaya Live ingin membuka WTF kali ini dengan cara yang berbeda dan wah.

"Awalnya kita mikirin how to open the festival with a bang! Terus kepikiran pengen ngebuka festival dengan marching band dan akhirnya Matter Hallo minta, dengan bilang mereka mau lakuin hal itu," jelas Sarah Deshita.

(YAR)

Share: 

 

RELETED NEWS